Selasa, 15 Januari 2013

kata motivasi dari para ilmuwan

Orang yang bercita-cita tinggi adalah orang yang menganggap teguran keras baginya lebih lembut daripada sanjungan merdu seorang penjilat yang berlebih-lebihan.

Setelah menua, Thales ditanya tentang keadaannya. Dia menjawab, “Beginilah, aku mati secara perlahan-lahan.” Derajat kebaikan seorang hamba yang paling tinggi adalah yang hatinya dapat terpuaskan oleh Tuannya Yang Mahabenar sehingga dia tidak membutuhkan perantara antara dirinya dengan Tuannya itu.

Pythagoras mengundang teman-temannya untuk makan, tetapi ternyata pembantunya melalaikan perintahnya dan tidak menyiapkan makanan.
Saat teman-temannya datang, dia tidak panik, malah tertawa. Dia berkata, “Hari ini telah kita dapatkan hal-hal yang lebih mulia daripada alasan pertemuan kita ini, yaitu menahan kemurkaan, menguasai kemarahan, menggenggam kesabaran, dan menghiasi diri dengan kelembutan.”
Wahai anak muda, jika engkau tidak sanggup menahan lelahnya belajar, engkau harus menanggung pahitnya kebodohan.

Janganlah sekali-sekali engkau mempercayai kasih sayang yang datang tiba-tiba, karena dia akan meninggalkanmu dengan tiba-tiba juga.

Pilih olehmu menjadi pihak yang kalah tapi benar. Dan janganlah sekali-sekali engkau menjadi pemenang tetapi zalim.

Jangan membanggakan apa yang telah engkau lakukan hari ini, sebab engkau tidak akan tahu apa yang akan diberikan hari esok.

Sokrates dicela karena makan terlalu sedikit, maka dia menjawab,”Aku makan untuk hidup, bukan hidup untuk makan.”
Diceritakan kepada Sokrates, “Penduduk kota menertawaimu.” Dia menjawab, “Semoga tawa mereka itu semakin menyempurnakan diriku.”
Ada seorang raja yang berkata kepada Sokrates,”Apa yang membuatmu tidak mau menghadapku padahal engkau adalah budakku?” Sokrates menjawab,”Jika engkau jujur kepada dirimu, engkau pasti mengerti bahwa aku bukanlah budakmu.”
Raja bertanya, “Bagaimana bisa begitu?”
Sokrates menjawab, “Pernahkah engkau mengetahui bahwa diriku melakukan sesuatu atas dasar dorongan nafsu dan marah?”
Raja menjawab, “Tidak.”
Sokrates bertanya lagi, “Pernahkah engkau begitu?”
Raja itu menjawab, “Pernah.”
Sokrates berkata, “Saya menguasai nafsu dan marah, sementara keduanya menguasaimu. Jadi engkau adalah Budak dari budakku.”
Lalat mencari dan menempel pada tempat-tempat kotor dan menjauhi tempat-tempat yang sehat.
Begitu juga orang-orang yang jahat. Mereka mencari kejelekan-kejelekan orang lain lalu menyebarkannya dan menyembunyikan kebaikan-kebaikan orang lain dan tidak mau menyebutkannya.

Lidah yang menyebut Allah tidak pantas dipakai untuk menyebut kata-kata nista.

Malapetaka menimpa binatang selain manusia karena mereka tidak dapat berbicara, dan menimpa manusia karena mereka terlalu banyak berbicara.

Jika engkau menginginkan kebaikan, segeralah laksanakan sebelum engkau mampu. Tetapi jika engkau menginginkan kejelekan, segeralah hardik jiwamu karena telah menginginkannya.

Siapa orang yang paling rendah derajatnya?
Sokrates menjawab, “Orang yang tidak percaya pada siapa pun dan tidak dipercaya oleh siapa pun.”
Dan siapakah orang yang paling nista?
Sokrates menjawab, ”Orang yang dimintai maaf tapi tidak mau memaafkan.”
Jika orang yang tidak tahu tidak berbicara, maka perselisihan pasti hilang.

Kesejahteraan memberikan peringatan, bencana memberikan nasihat.

Mengapa engkau tidak mengkhwatirkan matamu yang terlalu banyak membaca?
Sokrates menjawab, ”Jika aku dapat menyelamatkan mata hatiku, maka aku tidak akan mempedulikan sakit mataku.”
Sokrates melihat seseorang sedang memukuli pembantunya dengan penuh kemarahan.
Sokrates bertanya pada orang itu, ”Mengapa engkau memukulinya?
Orang itu menjawab, ”Dia telah melakukan kesalahan yang sangat besar.”
Sokrates berkata, “Jika semua orang yang telah engkau perlakukan dengan salah engkau ijinkan untuk menghukum dirimu, pasti engkau akan segera meninggalkan kezaliman ini.”
Orang yang takjub kepada dirinya sendiri, dia melihat di dalam dirinya sesuatu yang lebih indah dari kenyataannya, walaupun sebenarnya dia sangat lemah lalu dia bergembira karenanya.

kata motivasi dari HENDRY FORD

Kegagalan adalah satu satunya kesempatan untuk memulai lagi dengan lebih cerdik

“Failure is simply the opportunity to begin again. -This time more intelligently.”
“Kegagalan hanyalah kesempatan untuk memulai lagi.  Kali ini lebih cerdas.”

Tidak ada yang sangat sulit jika Anda membaginya ke dalam pekerjaan kecil.

Menjadi bersama adalah awal, bertahan untuk tetap bersama adalah proses, bekerja bersama adalah sukses.

Antusiasme atas semangat yang besar adalah dasar dari semua kemajuan. Dengan antusiasme, akan ada kepandaian, kecakapan dan prestasi. Tanpa antusiasme yang ada hanya alibi.

Jika Anda menyadari dalam diri Anda bahwa Anda takut akan kegagalan itu sendiri maka hal ini berarti bahwa Anda telah membatasi segala kemampuan yang telah Anda miliki.

Salah satu penemuan terbesar yang pernah ditemukan manusia adalah bahwa mereka akhirnya menyadari jika mereka bisa melakukan hal-hal yang sebelumnya tidak mereka sangka bisa mereka lakukan.

Bila Anda berfikir Anda bisa, maka Anda benar. Bila Anda berfikir Anda tidak bisa maka Anda pun benar…..karena itulah ketika seseorang berfikir tidak bisa maka sesungguhnya dia telah membuang kesempatan untuk menjadi bisa.





kata motivasi dari MARIO TEGUH

Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil.
   
Bila Anda belum menemukan pekerjaan yang sesuai dengan bakat Anda, bakatilah apapun pekerjaan Anda Sekarang. Anda akan tampil secemerlang yang berbakat.
   
Jika Anda sedang benar, dan bila Anda sedang salah, jangan terlalu takut. Keseimbangan sikap adalah penentu ketepatan perjalanan naik Anda
   
Kelemahan Anda hanyalah sementara, karena Anda sedang memperkuatnya; tetapi bila Anda jadikan alasan bagi kurang baiknya hasil, kelemahan itu menjadi permanen.
   
Kasih sayang adalah pembangun kasih sayang. Janganlah menuntut perhatian dan kasih sayang dari pasangan Anda, bila Anda tidak memulai yang Anda tuntut.
   
Jika kita hanya mengerjakan yang sudah kita ketahui, kapankah kita akan mendapatkan pengetahuan baru? Melakukan yang belum kita ketahui adalah pintu menuju pengetahuan.
   
Dia yang menolak memperbarui cara-cara kerjanya yang tidak lagi menghasilkan, berlaku seperti orang yang terus memeras jerami untuk mendapatkan santan.
   
Hanya orang takut yang bisa berani, karena keberanian adalah melakukan sesuatu yang ditakutinya. Maka, bila merasa takut, Anda punya kesempatan untuk bersikap berani.
   
Semakin banyak yang Anda inginkan, akan semakin banyak yang hanya tinggal jadi keinginan. Fokus pada satu keinginan memungkinkan pencapaian banyak keinginan.
   
Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan.
   
Kepedihan di masa lalu itu terjadi satu kali. Jangna mengulanginya dalam pikiran dan perasaan, karena kepedihan itu akan mengganda dan melemahkan Anda.