Sifat asli orang sebetulnya selalu ada, tapi mata yang dirabunkan oleh
cinta, logika yang dilumpuhkan, telinga yang ditulikan, dan hati yang
dibekukan oleh cinta, membuat orang yang sedang jatuh cinta TIDAK
MELIHAT sifat asli yang sebetulnya sudah ditampilkan.
Banyak orang berani mengumbar janji cinta, tapi sedikit yang berani bertanggung-jawab dalam pernikahan.
Lebih baik mencintai dia yang jauh tapi merindukanmu, daripada mencintai yang dekat tapi hatinya jauh.
Cinta selalu indah. Salah memilih kekasih dan salah cara mencintai
adalah perusak keindahan cinta. Maka, jangan salahkan cinta. Cinta hanya
memperlakukanmu seindah pekertimu.
Jika engkau ingin berbahagia, lebih mendengarlah, kurangilah bicara,
senyumlah selalu, seringlah tertawa, mencintalah dengan setia, lambatlah
untuk marah, cepatlah memaafkan, dan bersyukurlah atas yang telah kau
miliki.
Cinta yang sejati itu Talk Less, Do More. Tidak banyak janji, tapi langsung melamar dan membangun keluarga.
Undang-Undang Cinta: Love is respect. Jika dia tidak menghormatimu, dia tidak mencintaimu.
Cinta tidak harus menjelaskan alasan dari kehadirannya, atau tujuan dari perilakunya.
Tujuan dari cinta adalah membahagiakanmu. Jika tidak membahagiakan, pasti itu bukan cinta.
Jika engkau sudah mencintai 100% tapi dia tetap berkhianat, itu berarti
dia 100% bukan untukmu. Satu-satunya persentase yang diijinkan dalam
cinta adalah 100%. Yang selain itu – sulit membahagiakan.
Jika Anda tidak mencintai dengan 100% bagaimana mungkin Anda mengharap
untuk dicintai dengan 100%? Cinta itu seperti sedekah. Yang Anda berikan
adalah yang Anda terima, dan menjadikan semua yang sudah ada pada diri
Anda menjadi bibit bagi berkembangnya semua kekayaan, baik kekayaan
dunia dan kekayaan akhirat. Perhatikanlah, apakah ada orang yang
sebagaimana pun suksesnya – yang berbahagia tanpa cinta? Jika Anda
sedang dicintai, jangan sia-siakan cintanya.
Cinta, jika ada yang dekat dan jelas kesetiaannya, mengapakah harus
mengharapkan cinta yang jauh dan tak pasti? Jangan sampai upaya untuk
mencari yang jauh itu adalah karena tidak mensyukuri yang dekat.
Senin, 04 Februari 2013
kata motivasi hidup
Jangan mengeluh masalahmu. Jika kamu merasa bebanmu lebih BERAT daripada
yg lain, itu karena Tuhan melihatmu lebih KUAT daripada yang lain.
Tuhan takkan pernah membiarkan dirimu terluka, Dia hanya ingin kamu belajar dari segala masalah. Percayalah padaNya.
Doaku pagi ini: Tuhan, beri aku kekuatan tuk bisa melalui hari ini, tuk menghadapi segala masalah yang kutahu hanya buatku dewasa.
Terkadang satu-satunya cara tuk menyelesaikan masalahmu adalah dgn membenarkan cara pandangmu, bkn masalahmu.
Mencari siapa yg salah takkan selesaikan masalah. Berdiskusi dan kerja sama, maka kamu dan dia mampu selesaikan segalanya.
Ketika amarah memuncak, bersabar adalah pilihan terbaik. Marah tidak menyelesaikan masalah, dan mengalah bukan berarti kalah.
Jangan berpikir kamu JATUH karena masalah yg diberikan Tuhan, karena sebenarnya Tuhan hanya menginginkanmu belajar BERDIRI.
Amarah adalah cara termudah membuat masalah. Bersabar adalah salah satu cara agar terhindar dari masalah.
Masalah adalah ujian pendewasaan. Jadi tidak ada alasan menyalahkan orang lain. Benahi diri sendiri dan jadi pribadi yang dewasa.
Ketika masalah datang menghampiri, itu artinya Tuhan menyayangi, bukan membenci. Tuhan hanya menguji keimanan dan kesabaran.
Sudahkah kamu tersenyum hari ini? Jangan biarkan masalah membuatmu lupa bahwa sebuah senyuman mampu meringankannya.
Tuhan melihat masalahmu, mengerti air matamu, & merasakan rasa sakitmu. Ia hanya sejauh doa-mu. -@AmandaAdriani
Selalu ada perbedaan dalam sebuah hubungan yang kadang menyebabkan masalah, tetapi juga perbedaan itu dapat menguatkan.
Seberat apapun masalah yg sedang menimpamu, tetaplah bersabar dan ikhlas. Hadapi dengan penuh tanggung jawab, pertolongan Tuhan pasti datang
Kau lbh kuat dr rasa sakitmu, lbh besar dr masalahmu, & lbh baik dr penghakiman org atasmu, selama ada Tuhan di hatimu.
Masalah terbesar pria: melupakan terlalu cepat. Masalah terbesar wanita: mengingat terlalu lama.
Jangan pernah terpuruk karena suatu masalah. Bersabar dan berdoalah, percaya, tak ada masalah yang terlalu besar bagi Tuhan.
Masalah adalah cara Tuhan tuk membuatmu dewasa, jangan lari darinya tapi hadapilah. Hanya mereka yg membuatmu bijaksana.
Ketika masalah terasa berat, cobalah tuk menghela napas panjang dan tersenyum, itu akan membersihkan pikiran dan menambah semangat.
Setiap masalah ada jalan keluarnya. Kamu mungkin tak melihatnya, namun Tuhan tahu jalan keluarnya. Yakin dan percayalah padaNya.
Masalah adalah ujian pendewasaan. Jadi tidak ada alasan untuk menyalahkan orang lain. Benahi dirisendiri dan jadi pribadi yang dewasa.
Kamu bebas memilih sikap dalam setiap masalah yang datang. Apapun pilihanmu, tetaplah menjadi dirimu sendiri.
Dibalik beratnya masalah yg dihadapi bangsa, yakinlah bahwa Tuhan tengah mempersiapkan bangsa ini menjadi bangsa besar.
Seberat apapun beban masalah yang kamu hadapi saat ini, percayalah bahwa semua itu tak pernah melebihi batas kemampuan kamu.
Ketika amarah memuncak, bersabar adalah pilihan bijak. Marah tidak menyelesaikan masalah, dan mengalah bukan berarti kalah.
Tuhan takkan pernah membiarkan dirimu terluka, Dia hanya ingin kamu belajar dari segala masalah. Percayalah padaNya.
Doaku pagi ini: Tuhan, beri aku kekuatan tuk bisa melalui hari ini, tuk menghadapi segala masalah yang kutahu hanya buatku dewasa.
Terkadang satu-satunya cara tuk menyelesaikan masalahmu adalah dgn membenarkan cara pandangmu, bkn masalahmu.
Mencari siapa yg salah takkan selesaikan masalah. Berdiskusi dan kerja sama, maka kamu dan dia mampu selesaikan segalanya.
Ketika amarah memuncak, bersabar adalah pilihan terbaik. Marah tidak menyelesaikan masalah, dan mengalah bukan berarti kalah.
Jangan berpikir kamu JATUH karena masalah yg diberikan Tuhan, karena sebenarnya Tuhan hanya menginginkanmu belajar BERDIRI.
Amarah adalah cara termudah membuat masalah. Bersabar adalah salah satu cara agar terhindar dari masalah.
Masalah adalah ujian pendewasaan. Jadi tidak ada alasan menyalahkan orang lain. Benahi diri sendiri dan jadi pribadi yang dewasa.
Ketika masalah datang menghampiri, itu artinya Tuhan menyayangi, bukan membenci. Tuhan hanya menguji keimanan dan kesabaran.
Sudahkah kamu tersenyum hari ini? Jangan biarkan masalah membuatmu lupa bahwa sebuah senyuman mampu meringankannya.
Tuhan melihat masalahmu, mengerti air matamu, & merasakan rasa sakitmu. Ia hanya sejauh doa-mu. -@AmandaAdriani
Selalu ada perbedaan dalam sebuah hubungan yang kadang menyebabkan masalah, tetapi juga perbedaan itu dapat menguatkan.
Seberat apapun masalah yg sedang menimpamu, tetaplah bersabar dan ikhlas. Hadapi dengan penuh tanggung jawab, pertolongan Tuhan pasti datang
Kau lbh kuat dr rasa sakitmu, lbh besar dr masalahmu, & lbh baik dr penghakiman org atasmu, selama ada Tuhan di hatimu.
Masalah terbesar pria: melupakan terlalu cepat. Masalah terbesar wanita: mengingat terlalu lama.
Jangan pernah terpuruk karena suatu masalah. Bersabar dan berdoalah, percaya, tak ada masalah yang terlalu besar bagi Tuhan.
Masalah adalah cara Tuhan tuk membuatmu dewasa, jangan lari darinya tapi hadapilah. Hanya mereka yg membuatmu bijaksana.
Ketika masalah terasa berat, cobalah tuk menghela napas panjang dan tersenyum, itu akan membersihkan pikiran dan menambah semangat.
Setiap masalah ada jalan keluarnya. Kamu mungkin tak melihatnya, namun Tuhan tahu jalan keluarnya. Yakin dan percayalah padaNya.
Masalah adalah ujian pendewasaan. Jadi tidak ada alasan untuk menyalahkan orang lain. Benahi dirisendiri dan jadi pribadi yang dewasa.
Kamu bebas memilih sikap dalam setiap masalah yang datang. Apapun pilihanmu, tetaplah menjadi dirimu sendiri.
Dibalik beratnya masalah yg dihadapi bangsa, yakinlah bahwa Tuhan tengah mempersiapkan bangsa ini menjadi bangsa besar.
Seberat apapun beban masalah yang kamu hadapi saat ini, percayalah bahwa semua itu tak pernah melebihi batas kemampuan kamu.
Ketika amarah memuncak, bersabar adalah pilihan bijak. Marah tidak menyelesaikan masalah, dan mengalah bukan berarti kalah.
Selasa, 15 Januari 2013
kata motivasi dari para ilmuwan
Orang yang bercita-cita tinggi adalah orang yang menganggap teguran
keras baginya lebih lembut daripada sanjungan merdu seorang penjilat
yang berlebih-lebihan.
Setelah menua, Thales ditanya tentang keadaannya. Dia menjawab, “Beginilah, aku mati secara perlahan-lahan.” Derajat kebaikan seorang hamba yang paling tinggi adalah yang hatinya dapat terpuaskan oleh Tuannya Yang Mahabenar sehingga dia tidak membutuhkan perantara antara dirinya dengan Tuannya itu.
Pythagoras mengundang teman-temannya untuk makan, tetapi ternyata pembantunya melalaikan perintahnya dan tidak menyiapkan makanan.
Saat teman-temannya datang, dia tidak panik, malah tertawa. Dia berkata, “Hari ini telah kita dapatkan hal-hal yang lebih mulia daripada alasan pertemuan kita ini, yaitu menahan kemurkaan, menguasai kemarahan, menggenggam kesabaran, dan menghiasi diri dengan kelembutan.”
Wahai anak muda, jika engkau tidak sanggup menahan lelahnya belajar, engkau harus menanggung pahitnya kebodohan.
Janganlah sekali-sekali engkau mempercayai kasih sayang yang datang tiba-tiba, karena dia akan meninggalkanmu dengan tiba-tiba juga.
Pilih olehmu menjadi pihak yang kalah tapi benar. Dan janganlah sekali-sekali engkau menjadi pemenang tetapi zalim.
Jangan membanggakan apa yang telah engkau lakukan hari ini, sebab engkau tidak akan tahu apa yang akan diberikan hari esok.
Sokrates dicela karena makan terlalu sedikit, maka dia menjawab,”Aku makan untuk hidup, bukan hidup untuk makan.”
Diceritakan kepada Sokrates, “Penduduk kota menertawaimu.” Dia menjawab, “Semoga tawa mereka itu semakin menyempurnakan diriku.”
Ada seorang raja yang berkata kepada Sokrates,”Apa yang membuatmu tidak mau menghadapku padahal engkau adalah budakku?” Sokrates menjawab,”Jika engkau jujur kepada dirimu, engkau pasti mengerti bahwa aku bukanlah budakmu.”
Raja bertanya, “Bagaimana bisa begitu?”
Sokrates menjawab, “Pernahkah engkau mengetahui bahwa diriku melakukan sesuatu atas dasar dorongan nafsu dan marah?”
Raja menjawab, “Tidak.”
Sokrates bertanya lagi, “Pernahkah engkau begitu?”
Raja itu menjawab, “Pernah.”
Sokrates berkata, “Saya menguasai nafsu dan marah, sementara keduanya menguasaimu. Jadi engkau adalah Budak dari budakku.”
Lalat mencari dan menempel pada tempat-tempat kotor dan menjauhi tempat-tempat yang sehat.
Begitu juga orang-orang yang jahat. Mereka mencari kejelekan-kejelekan orang lain lalu menyebarkannya dan menyembunyikan kebaikan-kebaikan orang lain dan tidak mau menyebutkannya.
Lidah yang menyebut Allah tidak pantas dipakai untuk menyebut kata-kata nista.
Malapetaka menimpa binatang selain manusia karena mereka tidak dapat berbicara, dan menimpa manusia karena mereka terlalu banyak berbicara.
Jika engkau menginginkan kebaikan, segeralah laksanakan sebelum engkau mampu. Tetapi jika engkau menginginkan kejelekan, segeralah hardik jiwamu karena telah menginginkannya.
Siapa orang yang paling rendah derajatnya?
Sokrates menjawab, “Orang yang tidak percaya pada siapa pun dan tidak dipercaya oleh siapa pun.”
Dan siapakah orang yang paling nista?
Sokrates menjawab, ”Orang yang dimintai maaf tapi tidak mau memaafkan.”
Jika orang yang tidak tahu tidak berbicara, maka perselisihan pasti hilang.
Kesejahteraan memberikan peringatan, bencana memberikan nasihat.
Mengapa engkau tidak mengkhwatirkan matamu yang terlalu banyak membaca?
Sokrates menjawab, ”Jika aku dapat menyelamatkan mata hatiku, maka aku tidak akan mempedulikan sakit mataku.”
Sokrates melihat seseorang sedang memukuli pembantunya dengan penuh kemarahan.
Sokrates bertanya pada orang itu, ”Mengapa engkau memukulinya?
Orang itu menjawab, ”Dia telah melakukan kesalahan yang sangat besar.”
Sokrates berkata, “Jika semua orang yang telah engkau perlakukan dengan salah engkau ijinkan untuk menghukum dirimu, pasti engkau akan segera meninggalkan kezaliman ini.”
Orang yang takjub kepada dirinya sendiri, dia melihat di dalam dirinya sesuatu yang lebih indah dari kenyataannya, walaupun sebenarnya dia sangat lemah lalu dia bergembira karenanya.
Setelah menua, Thales ditanya tentang keadaannya. Dia menjawab, “Beginilah, aku mati secara perlahan-lahan.” Derajat kebaikan seorang hamba yang paling tinggi adalah yang hatinya dapat terpuaskan oleh Tuannya Yang Mahabenar sehingga dia tidak membutuhkan perantara antara dirinya dengan Tuannya itu.
Pythagoras mengundang teman-temannya untuk makan, tetapi ternyata pembantunya melalaikan perintahnya dan tidak menyiapkan makanan.
Saat teman-temannya datang, dia tidak panik, malah tertawa. Dia berkata, “Hari ini telah kita dapatkan hal-hal yang lebih mulia daripada alasan pertemuan kita ini, yaitu menahan kemurkaan, menguasai kemarahan, menggenggam kesabaran, dan menghiasi diri dengan kelembutan.”
Wahai anak muda, jika engkau tidak sanggup menahan lelahnya belajar, engkau harus menanggung pahitnya kebodohan.
Janganlah sekali-sekali engkau mempercayai kasih sayang yang datang tiba-tiba, karena dia akan meninggalkanmu dengan tiba-tiba juga.
Pilih olehmu menjadi pihak yang kalah tapi benar. Dan janganlah sekali-sekali engkau menjadi pemenang tetapi zalim.
Jangan membanggakan apa yang telah engkau lakukan hari ini, sebab engkau tidak akan tahu apa yang akan diberikan hari esok.
Sokrates dicela karena makan terlalu sedikit, maka dia menjawab,”Aku makan untuk hidup, bukan hidup untuk makan.”
Diceritakan kepada Sokrates, “Penduduk kota menertawaimu.” Dia menjawab, “Semoga tawa mereka itu semakin menyempurnakan diriku.”
Ada seorang raja yang berkata kepada Sokrates,”Apa yang membuatmu tidak mau menghadapku padahal engkau adalah budakku?” Sokrates menjawab,”Jika engkau jujur kepada dirimu, engkau pasti mengerti bahwa aku bukanlah budakmu.”
Raja bertanya, “Bagaimana bisa begitu?”
Sokrates menjawab, “Pernahkah engkau mengetahui bahwa diriku melakukan sesuatu atas dasar dorongan nafsu dan marah?”
Raja menjawab, “Tidak.”
Sokrates bertanya lagi, “Pernahkah engkau begitu?”
Raja itu menjawab, “Pernah.”
Sokrates berkata, “Saya menguasai nafsu dan marah, sementara keduanya menguasaimu. Jadi engkau adalah Budak dari budakku.”
Lalat mencari dan menempel pada tempat-tempat kotor dan menjauhi tempat-tempat yang sehat.
Begitu juga orang-orang yang jahat. Mereka mencari kejelekan-kejelekan orang lain lalu menyebarkannya dan menyembunyikan kebaikan-kebaikan orang lain dan tidak mau menyebutkannya.
Lidah yang menyebut Allah tidak pantas dipakai untuk menyebut kata-kata nista.
Malapetaka menimpa binatang selain manusia karena mereka tidak dapat berbicara, dan menimpa manusia karena mereka terlalu banyak berbicara.
Jika engkau menginginkan kebaikan, segeralah laksanakan sebelum engkau mampu. Tetapi jika engkau menginginkan kejelekan, segeralah hardik jiwamu karena telah menginginkannya.
Siapa orang yang paling rendah derajatnya?
Sokrates menjawab, “Orang yang tidak percaya pada siapa pun dan tidak dipercaya oleh siapa pun.”
Dan siapakah orang yang paling nista?
Sokrates menjawab, ”Orang yang dimintai maaf tapi tidak mau memaafkan.”
Jika orang yang tidak tahu tidak berbicara, maka perselisihan pasti hilang.
Kesejahteraan memberikan peringatan, bencana memberikan nasihat.
Mengapa engkau tidak mengkhwatirkan matamu yang terlalu banyak membaca?
Sokrates menjawab, ”Jika aku dapat menyelamatkan mata hatiku, maka aku tidak akan mempedulikan sakit mataku.”
Sokrates melihat seseorang sedang memukuli pembantunya dengan penuh kemarahan.
Sokrates bertanya pada orang itu, ”Mengapa engkau memukulinya?
Orang itu menjawab, ”Dia telah melakukan kesalahan yang sangat besar.”
Sokrates berkata, “Jika semua orang yang telah engkau perlakukan dengan salah engkau ijinkan untuk menghukum dirimu, pasti engkau akan segera meninggalkan kezaliman ini.”
Orang yang takjub kepada dirinya sendiri, dia melihat di dalam dirinya sesuatu yang lebih indah dari kenyataannya, walaupun sebenarnya dia sangat lemah lalu dia bergembira karenanya.
kata motivasi dari HENDRY FORD
Kegagalan adalah satu satunya kesempatan untuk memulai lagi dengan lebih cerdik
“Failure is simply the opportunity to begin again. -This time more intelligently.”
“Kegagalan hanyalah kesempatan untuk memulai lagi. Kali ini lebih cerdas.”
Tidak ada yang sangat sulit jika Anda membaginya ke dalam pekerjaan kecil.
Menjadi bersama adalah awal, bertahan untuk tetap bersama adalah proses, bekerja bersama adalah sukses.
Antusiasme atas semangat yang besar adalah dasar dari semua kemajuan. Dengan antusiasme, akan ada kepandaian, kecakapan dan prestasi. Tanpa antusiasme yang ada hanya alibi.
Jika Anda menyadari dalam diri Anda bahwa Anda takut akan kegagalan itu sendiri maka hal ini berarti bahwa Anda telah membatasi segala kemampuan yang telah Anda miliki.
Salah satu penemuan terbesar yang pernah ditemukan manusia adalah bahwa mereka akhirnya menyadari jika mereka bisa melakukan hal-hal yang sebelumnya tidak mereka sangka bisa mereka lakukan.
Bila Anda berfikir Anda bisa, maka Anda benar. Bila Anda berfikir Anda tidak bisa maka Anda pun benar…..karena itulah ketika seseorang berfikir tidak bisa maka sesungguhnya dia telah membuang kesempatan untuk menjadi bisa.
“Failure is simply the opportunity to begin again. -This time more intelligently.”
“Kegagalan hanyalah kesempatan untuk memulai lagi. Kali ini lebih cerdas.”
Tidak ada yang sangat sulit jika Anda membaginya ke dalam pekerjaan kecil.
Menjadi bersama adalah awal, bertahan untuk tetap bersama adalah proses, bekerja bersama adalah sukses.
Antusiasme atas semangat yang besar adalah dasar dari semua kemajuan. Dengan antusiasme, akan ada kepandaian, kecakapan dan prestasi. Tanpa antusiasme yang ada hanya alibi.
Jika Anda menyadari dalam diri Anda bahwa Anda takut akan kegagalan itu sendiri maka hal ini berarti bahwa Anda telah membatasi segala kemampuan yang telah Anda miliki.
Salah satu penemuan terbesar yang pernah ditemukan manusia adalah bahwa mereka akhirnya menyadari jika mereka bisa melakukan hal-hal yang sebelumnya tidak mereka sangka bisa mereka lakukan.
Bila Anda berfikir Anda bisa, maka Anda benar. Bila Anda berfikir Anda tidak bisa maka Anda pun benar…..karena itulah ketika seseorang berfikir tidak bisa maka sesungguhnya dia telah membuang kesempatan untuk menjadi bisa.
kata motivasi dari MARIO TEGUH
Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita
adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba itulah kita menemukan dan
belajar membangun kesempatan untuk berhasil.
Bila Anda belum menemukan pekerjaan yang sesuai dengan bakat Anda, bakatilah apapun pekerjaan Anda Sekarang. Anda akan tampil secemerlang yang berbakat.
Jika Anda sedang benar, dan bila Anda sedang salah, jangan terlalu takut. Keseimbangan sikap adalah penentu ketepatan perjalanan naik Anda
Kelemahan Anda hanyalah sementara, karena Anda sedang memperkuatnya; tetapi bila Anda jadikan alasan bagi kurang baiknya hasil, kelemahan itu menjadi permanen.
Kasih sayang adalah pembangun kasih sayang. Janganlah menuntut perhatian dan kasih sayang dari pasangan Anda, bila Anda tidak memulai yang Anda tuntut.
Jika kita hanya mengerjakan yang sudah kita ketahui, kapankah kita akan mendapatkan pengetahuan baru? Melakukan yang belum kita ketahui adalah pintu menuju pengetahuan.
Dia yang menolak memperbarui cara-cara kerjanya yang tidak lagi menghasilkan, berlaku seperti orang yang terus memeras jerami untuk mendapatkan santan.
Hanya orang takut yang bisa berani, karena keberanian adalah melakukan sesuatu yang ditakutinya. Maka, bila merasa takut, Anda punya kesempatan untuk bersikap berani.
Semakin banyak yang Anda inginkan, akan semakin banyak yang hanya tinggal jadi keinginan. Fokus pada satu keinginan memungkinkan pencapaian banyak keinginan.
Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan.
Kepedihan di masa lalu itu terjadi satu kali. Jangna mengulanginya dalam pikiran dan perasaan, karena kepedihan itu akan mengganda dan melemahkan Anda.
Bila Anda belum menemukan pekerjaan yang sesuai dengan bakat Anda, bakatilah apapun pekerjaan Anda Sekarang. Anda akan tampil secemerlang yang berbakat.
Jika Anda sedang benar, dan bila Anda sedang salah, jangan terlalu takut. Keseimbangan sikap adalah penentu ketepatan perjalanan naik Anda
Kelemahan Anda hanyalah sementara, karena Anda sedang memperkuatnya; tetapi bila Anda jadikan alasan bagi kurang baiknya hasil, kelemahan itu menjadi permanen.
Kasih sayang adalah pembangun kasih sayang. Janganlah menuntut perhatian dan kasih sayang dari pasangan Anda, bila Anda tidak memulai yang Anda tuntut.
Jika kita hanya mengerjakan yang sudah kita ketahui, kapankah kita akan mendapatkan pengetahuan baru? Melakukan yang belum kita ketahui adalah pintu menuju pengetahuan.
Dia yang menolak memperbarui cara-cara kerjanya yang tidak lagi menghasilkan, berlaku seperti orang yang terus memeras jerami untuk mendapatkan santan.
Hanya orang takut yang bisa berani, karena keberanian adalah melakukan sesuatu yang ditakutinya. Maka, bila merasa takut, Anda punya kesempatan untuk bersikap berani.
Semakin banyak yang Anda inginkan, akan semakin banyak yang hanya tinggal jadi keinginan. Fokus pada satu keinginan memungkinkan pencapaian banyak keinginan.
Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan.
Kepedihan di masa lalu itu terjadi satu kali. Jangna mengulanginya dalam pikiran dan perasaan, karena kepedihan itu akan mengganda dan melemahkan Anda.
Langganan:
Postingan (Atom)